Penggagas



Brigjen Pol Drs. Srijono, M.Si
Drs. Srijono, M.Si dilahirkan di Klaten Jawa Tengan pada  tanggal 4 April 1958. Sekolah SD & SMP di Klaten dilanjutkan SMA Negeri Kalasan Yogyakarta lulus tahun 1977. Sempat kuliah 1 tahun di FKG Matematika UNS Sebelas Maret Surakarta. Diberikan prioritas  mengikuti pendidikan  PTIK Angkatan XXI/Widya Satya Brata, tanpa seleksi setelah berhasil menyelesaikan pendidikan Akabri Bagian Kepolisian Tahun 1983 (Yon Diviacita) dengan predikat lulus nomor 2.

Pendidikan kedinasan lainnya adalah SESKOAU Anggkata XXXV/1998 dan PPRA XLII/2008 Lemhannas RI. Pendidikan umum terakhir yang sudah dicapai adalah Perencanaan Pembangunan  Nasional pada Program Pasca Sarjana Universitas Andalas Padang lulus  tahun 1998.

Pengalaman dalam penugasan dimulai dari Pama Polda Metro Jaya dalam rangka persiapan pendidikan PTIK, seusai pendidikan mulai bertugas sebagai Kapolsekta Padang Barat Polresta Padang, Kasat Serse Polresta Padang, Kapuskodal Ops Polresta Padang, Kabag Korwas PPNS, Wakapolres Tanah Datar, Wakapolres Agam, Sesdit Serse Polda Sumbar, Kapuskodal Ops Polwil Surakarta, Kapolresta Tegal, Kasubbag Ren Itwasum Polri, Ka SPN Mojokerto Polda Jatim, Dir Reskrim Polda Kalbar, Pamen Denmabes Polri Dalam Rangka Pemeriksaan (Diduga merupakan Akibat Mala Praktek Bidang Propam Periode 2006-2007), Penyidik Utama Dit IV/Narkoba & KT, Pamen Denmabes Polri (Diduga merupakan Akibat Mala Praktek Kepemimpinan Polri 2008-2009), Seslem Secapa Polri, Wakasetukpa Lemdikpol sampai tahun 2010-2012, Wagub AKPOL s/d 2014 dan sejak bulan September dipercaya menjadi Kapolda NTB.

Pengalaman mengikuti pelatihan dan seminar tentang motivasi dimulai dari NAC System (2003), TOT NAC System (2004), Andree Wongso dan AA Gym dalam rangka Indonesia Luar Biasa di Surabaya (2005), Tony Cristianzen New Zeland di Surabaya (2005), ESQ Ari Ginanjar di Pontianak (2006), Sholat Khusuk oleh Ustadz Abu Sangkan di Pontianak (2006),  Born The  Genius oleh  Ady Gunawan di Pontianak (2006), Apressiative Inquiry oleh Tim UI (2009), Date With Destiny dengan Anthony Robbins di Nusa Dua Bali (2010).

Pengalaman dalam mengembangkan NAC System dimulai dari pembentukan Tim Trainer NAC Polri di SPN Mojokerto, Polda Kalbar, Sespima, dan Setukpa Lemdikpol dan Akademi Kepolisian. Kini Trainer yang dibentuk telah menyentuh puluhan ribu anggota Polri, para birokrat dari legislatif dan eksekutif, Perguruan Tinggi, para pendidik dan pelajar, bhayangkari, karyawan Bank dan Swasta sampai ke Pondok Pesantren. Harapannya adalah ingin memberikan sentuhan nurani kepada seluruh anak negeri dalam rangka mendukung percepatan perubahan kultural Polri dan masyarakat menuju NKRI yang kuat dan bermartabat melalui institusi Polri. Gerakan ini tentunya sejalan dengan Revolusi Mental sebagai salah satu prioritas sasaran dalam "Nawa Cita". Semoga Allah SWT meridhoi niat baik ini.

Aamiin...

Blogroll